Sabtu, 4 September 2010

test

“cintalah yang pertama kali menegarkan hati



ia dating bersama takdir berjalan beriringan


jika pemuda berenang di samudra cinta tak bertepi


datang banyak masalah yang tak tertanggungkan


siapa yang sanggup memikul cinta di hati


bencana dating bersama rahasia-rahasianya.”

“permulaan cinta indah menawan di hati


akhirnya kematian laksana permainan


ia bermula dari pandangan dan canda


menyala di hati laksana bara api


seperti api yang bermula dari percikan


jika membesar ia kan membakar semua kayu”


“mata menganggap hati menimpakan derita


Hatilah yang telah memaksakan kehendaknya


Namun tubuh menjadi saksi atas kedustaan mata


Bencana hati memang berasal dari mata


Andaikata tidak karena mata tak akan ada derita


Hati tak kan terkapar menjadi korbannya


Limpa merana sebagai korban yang teraniaya


Karena hati dan mata tidak tunduk kepada Pencipta”

Tiada ulasan:

Catat Ulasan